image01
SMK INFORMATIKA PESAT
Sunday, June 16, 2013

Jika Harga BBM Naik, Tarif Angkot di Bogor Naik 44 Persen

0 comments

BOGOR (Pos Kota) – Rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dipastikan akan berdampak dengan kenaikan angkutan umum. Pemkab Bogor bersama Organisasi Angkutan Daerah (organda), DLLAJ dan dinas terkait lainnya sepakat kenaikan BBM akan menaikan tarif angkot di Kabupaten Bogor antara 30 persen sampai 44 persen dari tarif semula.

Dari kesepakatan yang akan dituangkan dalam peraturan bupati (perbup) itu menyebutkan, jika BBM premium naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 mak tarif angkot angkot naik menjadi 35 persen. Untuk tarif normal, dekat dan pelajar selama ini dikenakan tarif Rp 1.000 akan naik menjadi Rp 1500-Rp 2000, sedangkan jarak jauh sebelumnya Rp 3.000, akan dipatok antara Rp 4.000-Rp 4.500.

"Jika pemerintah benar-benar menaikkan BBM ada penyesuaian tarif ankot antara 30 persen sampai 44 persen," kata Kabid Teknik Angkutan dan Terminal DLLAJ Kabuapten Bogor Dudi HS, Jumat.
Ketua Organda Kabupaten Bogor Gunawan mengaku, pihaknya sudah lelah dengan naiknya harga BBM. "Mau demo, tetap tak didengar," katanya.

Menurutnya, sudah menjadi hukum ekonomi setiap kenaikan BBM akan dikuti pula kenaikan tarif angkot. "Sekarang yang harus dipikirkan pemerintah dari dampak kenaikan BBM ini kelanjutan usaha angkot dan sopirnya," katanya.

Menurutnya, kenaikan tarif angkot akan membuat penumpang beralih ke kendaraan pribadi terutama sepeda motor."Kondisi ini akan membuat kebangkrutan pengusaha angkot,apalagi selama ini menangung beban biaya suku cadang dan komponen bea masuk lainnya," katanya.

Sedangkan para sopir mengaku keberatan dengan kenaikan BBM yang berdampak kenaikan tarif angkot ini dan suku cadang. Apalagi para penumpang tidak mau tak tahu dengan kenaikan tarif itu. "Dulu saja saat kenaikan tarif angkot banyak penumpang yang marah-marah. Cuma mau bagaimana lagi ini, bukan kemauan kami tapi keputusan pemerintah," katanya.

Sedangkan sejumlah pelajar kaget mengetehui rencana kenaikan tarif angkot menjadi Rp 2.000."Kami inikan pelajar, dikasih uang transpor dan jajan cuma Rp 5000 sehari, kalau naik jadi Rp 2000, berarti uang jajan kami tinggal Rp 1.000, dapat jajan apa dengan uang segitu?" cetus Dimas, pelajar SMPN 2 Cibinong.
(iwan/sir)

www.ahyarpesat.blogspot.com © SMK Informatika Pesat Bogor

header 728 x 90 3

Leave a Reply