image01
SMK INFORMATIKA PESAT
Monday, May 27, 2013

Cadangan Minyak Indonesia Tersisa 4,4 Miliar Barel

0 comments

Pekanbaru (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengklaim cadangan minyak bumi Indonesia saat ini tersisa sekitar 4,4 miliar barel atau 0,2 persen dari cadangan minyak dunia.


"Kondisi ini tentunya akan terus menurun setiap tahunnya namun dapat diantisipasi dengan teknologi terbaharukan," kata Kepala SKK Migas Wilayah Sumbagut, Agung P Budiono kepada Antara di Pekanbaru, Senin.


Dia menguraikan, cadangan minyak dunia tertinggi untuk wilayah Asia saat ini masih dimiliki oleh sejumlah negara maju seperti China yang mencapai 14,8 miliar barel, dan India sekitar 5,8 miliar barel, serta Malaysia yakni mencapai 5,5 miliar barel.


Selanjutnya Vietnam yakni mencapai 4,5 miliar barel dan Australia yang mencapai 4,2 miliar barel, serta Brunai Darussallam yang hanya 1,1 miliar berel.


"Dengan kondisi semikian, maka untuk mempertahankan produksi minyak harus didukung dengan teknologi terbaharukan," katanya.


Di lain pihak, Lembaga Kajian untuk Reformasi Pertambangan, Energi, dan Lingkungan Hidup (ReforMiner Institute) menyarankan pemerintah untuk segera mencari energi terbaharukan, selain juga meningkatkan teknologi dalam upaya mempertahankan produksi minyak bumi.


Wakil Direktur ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, di Pekanbaru mengatakan, salah satu upaya yang dimaksud harus dilakukan sedini mungkin agar pertahanan minyak bumi nasional yang telah menjadi sumber energi secara turun menurun dapat lebih terjaga.


"Dengan energi terbaharukan, bangsa ini juga selayaknya tidak lagi ketergantungan dengan energi minyak atas gas bumi yang terus mengalami penurunan produksi dan sewaktu-waktu akan habis," katanya.


Menurut dia, saat ini Indonesia memiliki tantangan terberat dibidang sumber daya energi karena terus menipisnya cadangan minyak Indonesia yang diperkirakan hanya tinggal 11 tahun kedepan.


"Masalah ini harus segera dicarikan jalan keluarnya agar negara terhindar dari krisis nasional. Kalau sempat seluruh kebutuhan minyak nasional impor, maka bisa-bisa keuangan negara terkuras ke sana semua," katanya. (ar)

Yahoo.co.id

Sponsored by Blackberry Smartphone App

header 728 x 90 3

Leave a Reply